Pedoman Peninjau

Artikel-artikel yang dimuat di Jurnal Pengabdian dan Eksplanasi Nusantara sudah melalui proses review substansi dengan metode Double Blind peer review. Pre-review artikel akan dilakukan untuk melihat kesesuaian format halaman, gambar, tabel, sitasi dan daftar referensi serta sistematika pembaban artikel. Pemeriksaan unsur plagiasi dilakukan melalui pencarian di Google Scholar dan Plagiarism Checker X.

Reviewer dapat meminta review ulang setelah penulis merevisi artikelnya. Keputusan diterima tidaknya artikel menjadi kewenangan Ketua Editor berdasarkan rekomendasi dari para reviewer.

 ---------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
 

Untuk meningkatkan kualitas publikasi jurnal, kami dengan hormat mengundang para ahli untuk menjadi peninjau Jurnal Bimbingan dan Konseling Lanjutan. Dukungan dan kontribusi Anda akan sangat berharga dan konstruktif bagi publikasi kami dalam memastikan naskah yang diterbitkan berstandar tinggi.

Kualifikasi:

  1. Bidang penelitian harus sesuai dengan fokus dan cakupan  Jurnal Pengabdian dan EKsplanasi Nusantara. 
  2. Memiliki pengalaman yang baik sebagai peninjau di jurnal ilmiah.

Dalam meninjau naskah, peninjau harus memperhatikan hal-hal berikut:

Presentasi:
Apakah naskah menyajikan argumen yang kohesif? Apakah ide-idenya disajikan?

Penulisan:
Apakah judul mencerminkan naskah? Apakah tulisannya ringkas dan mudah dipahami?

Panjang:
Bagian naskah mana yang perlu dielaborasi/dihilangkan/dipersingkat/diringkas/digabung?

Judul
Apakah judul mencerminkan isi naskah dengan cara yang ringkas, jelas, dan menarik?

Abstrak
Apakah abstrak memenuhi lima elemen latar belakang penelitian, tujuan, metode, temuan, dan kontribusi/implikasi?

Pendahuluan
Pendahuluan harus menjelaskan secara singkat:

  • Latar belakang penelitian harus menunjukkan kesenjangan penelitian yang harus dipenuhi/ditangani
  • Tinjauan pustaka harus menyediakan teori-teori yang relevan dengan penelitian, dan harus memandu dan mendukung pemahaman untuk menjawab pertanyaan penelitian.
  • Orisinalitas karya harus dijelaskan.
  • Tujuan penelitian harus disajikan dalam bentuk narasi dengan kalimat yang efektif.
  • Pengembangan hipotesis (jika menggunakan metode kuantitatif) harus didasarkan pada tinjauan teoritis dan dinyatakan dalam arah satu arah (jika memungkinkan).

Metode

  • Metode harus mencakup semua prosedur secara menyeluruh (Menjelaskan definisi istilah dan cara melakukan penelitian).
  • Variabel penelitian, subjek penelitian, dan instrumen (nama, nomor item, dan koefisien reliabilitas) harus diidentifikasi.
  • Teknik analisis data yang digunakan harus diuraikan.
  • Informasi yang cukup untuk memberikan rekomendasi atau pedoman untuk penelitian lebih lanjut disarankan untuk membantu peneliti lain mengulangi penelitian dengan hasil yang sama.

Hasil

Bagian ini menjelaskan hasil penelitian. Gunakan tabel dan gambar jika diperlukan. Data yang disajikan harus diolah (bukan data mentah) dan disajikan dalam bentuk tabel atau gambar dengan deskripsi pendukung. Tabel, bagan, atau gambar harus menjelaskan analisis. Hasil penelitian harus dapat menjawab pertanyaan penelitian dan/atau hipotesis.

Diskusi

  • Penulis menjelaskan hasil penelitian dan memberikan analisis tentang keterkaitannya dengan literatur sebelumnya atau terkini. Penulis harus memberikan makna substansial terhadap hasil analisis dan membandingkannya dengan temuan literatur yang relevan.
  • Penulis menguraikan implikasi penelitian.
  • Penulis harus menjelaskan kekuatan dan keterbatasan penelitian mereka. Bagian ini tidak boleh merupakan pengulangan dari bagian hasil.

Kesimpulan

  • Bagian ini menyajikan kesimpulan utama penelitian.
  • Kesimpulan hendaknya disajikan dalam kalimat-kalimat efektif berdasarkan hasil dan pembahasan dalam bentuk paragraf (bukan dalam bentuk poin-poin atau nomor);
  • Menyajikan temuan-temuan penelitian sebagai sintesis hasil-hasil analisis data dan pembahasan-pembahasan, serta menonjolkan temuan-temuan baru yang memberi sumbangan bagi pengembangan Ilmu Dakwah.