Pemanfaatan Limbah Sekam Padi dan Tongkol Jagung sebagai Briket Biomassa Ramah Lingkungan melalui Pemberdayaan Kelompok Tani di Desa Nagasaribu
DOI:
https://doi.org/10.58586/jpen.v1i2.18Keywords:
briket biomassa, sekam padi, tongkol jagung, energi terbarukan, pemberdayaan MasyarakatAbstract
Masyarakat pedesaan di Indonesia masih menghadapi permasalahan ketergantungan terhadap bahan bakar fosil seperti LPG dan kayu bakar, sementara limbah pertanian berupa sekam padi dan tongkol jagung berlimpah dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan Kelompok Tani Muda Djaya di Desa Nagasaribu dalam mengolah limbah pertanian menjadi briket biomassa ramah lingkungan sebagai sumber energi alternatif. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan briket, demonstrasi teknologi cetak briket hidrolik, serta monitoring dan evaluasi. Briket diproduksi dengan komposisi sekam padi 50%, arang tongkol jagung 40%, dan perekat tepung tapioka 10%. Hasil pengujian menunjukkan nilai kalor 5.120 kal/g, kadar air 7,8%, kadar abu 6,5%, densitas 0,86 g/cm³, dan lama pembakaran ±95 menit per 300 gram. Evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan mitra sebesar 75,5%. Masyarakat berhasil memproduksi 120 kg briket dan memperoleh penghematan biaya energi sebesar 61% per bulan. Kegiatan ini memberikan dampak positif secara ekonomi, sosial, dan lingkungan bagi masyarakat desa.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sumando Pangaribuan, Aman setpana Siburian, dermawan sianipar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








Jurnal Pengabdian dan Ekspalanasi Nusantara